Story Time for Nadya and Jasmin: Weaning - Sapih ASI

June 14, 2007

Weaning - Sapih ASI

Sudah hampir dua bulan terakhir ini Jasmin sudah di sapih alias terpisahkan dari ASI mama. Awalnya agak susah juga tetapi setelah semua berjalan baik terasa juga manfaatnya. Jasmin memang mendapat ASI murni selama 1 1/2 tahun, terus mulai dikenalkan susu sapi kaleng untuk minum pagi dan siang hari, cuma malamnya aja tetap minta nenen mama. Karena pingin cepat bisa lepas pernah suatu malam ditega-tegain aja, eh lama-kelamaan akhirnya bisa juga. Alhamdulillah... Nah posting ini mau cerita gimana proses dan suasana awal-awal dia mulai disapih total.

Suatu malam (pertengah April lalu) Jasmin terbangun dari tidurnya dan menangis keras sambil bilang: "maaammmaaa.... maaammmaaa" begitu kata yang keluar beberapa kali, setelah didekati dia bilang "nenen..nenen" (permintaan dia kalau minta asi dari mamanya) sambil nangis. Terus mama bilang ke Jasmin: "Jasmin, nenen buat little baby. Jasmin sekarang sudah big baby, mimi air putih atau susu teddy aja yah" (susu teddy itu sebutan dia untuk susu formula yang kebetulan ada gambar teddy di kalengnya). Sambil nagis keras Jasmin jawab lagi "no!... nenen.. mama..nenen." Tangisannya terus berlanjut selama 15 menitan, sampai akhirnya dia tidur lagi dan tangisnya berhenti, entah karena kecapekan nggak dikasih nenen lagi atau memang karena masih ngantuk. Yang jelas tidur pulas sampai pagi..

Sejak kejadian malam itu anehnya dia jadi tidak minta nenen lagi. Awalnya terasa aneh juga rasanya. Belakangan ini biasanya Jasmin cuma bangun dan nangis sebentar untuk minta minum air putih, nggak pernah sebut2 kata nenen lagi. Kadang bayangin mungkin dia lagi mimpi nenen kali yah, terus kebangun koq lagi nggak nenen. Ada2 saja, padahal sebelum nangis itu, sempet dengar dia ketawa2, mungkin lagi mimpi kejadian lucu.
Ngomong2 soal ASI (Air Susu Ibu) memang paling bagus dan paling praktis, tapi untuk membiasakan anak untuk tidak bergantung sama ASI lagi alias lepas ASI perlu banyak cara dan trik yg perlu dicoba. Masing2 anak punya cara tersendiri, untuk Jasmin ini relatif lebih sulit dibanding Nadya dulu. Rasanya Nadya dulu lepas ASI ketika dia berumur 1.5 tahun, itupun karena mama kena musibah dan harus dirawat di rumah sakit selama 5 hari. Kebetulan juga sejak mama di rumah sakit itu tidak ada lagi produksi ASI dan otomatis Nadya jadi berhenti nenen deh. Sementara itu, Jasmin butuh waktu sampai 4 bulan untuk proses lepas ASI dan prosesnya pun harus bertahap.
Tambahan info juga, sejak bulan lalu Jasmin sudah mulai bobo sendiri. Sebenarnya satu kamar dengan kakak Nadya sih, tapi dia minta di tempat tidur sendiri. Prosesnya sih ikut2an kakaknya yang sudah punya kamar dan bobo di kasur tersendiri. Gara-gara melihat kakaknya itu, jadilah Jasmin ikut2an mau bobo di kamar bareng kakanya dan juga di kasur tersendiri. Sekarang kalau ditanya Jasmin bobo sama siapa? Jawabnya: "Jasmin Naya...(maksudnya Jasmin dengan Nadya), mama papa..(mama sama papa). Ah tidak terasa sudah mulai besar si kecil yang satu ini..Alhamdulillah.

1 Comments:

Blogger Story Time said...

Soal comments, soory kemarin itu kena block waktu edit..

12:30 PM  

Post a Comment

<< Home